Pilpres 2014,
Penyelenggara Pemilu Dihimbau Profesional
Dolok Sanggul-Pemungutan suara pada Pemilihan umum presiden (Pilpres)
2014 tinggal hitungan hari yakni 09 Juli mendatang. Dalam melakasanakan
tugasnya, penyelenggara pemilu harus bekerja professional dan berdiri independen
sesuai dengan ketenuan yang berlaku. KPU harus meyiapkan logistic dan
pendistribuasiannya. Sementara, Panwaslu agar melakukan pengawasan secara
profesional dan objektif terhadap tahapan pelaksanaan pemilu Presiden dan Wakil
Presiden. Demikian dikemukakan Bupati Humbahas, Maddin Sihombing di sela rapat
kordinasi pemantapan pelaksanan Pemilu Presiden dan Wakil Presiden, di Aula
Hutamas, kompleks Tano Tubu, Dolok Sanggul, Kemarin.
Maddin menekankan, untuk
mensukseskan pelaksanaan pemilu presiden dan wakil presiden yang digelar 09
Juli mendatang, semua unsur harus melakukan pemantauan bersama-sama. Demikian
juga semua pihak wajib mensosialisasikan pelaksanaan Pilpres. “Kita harus
bersama-sama datang ke TPS pada 09 Juli mendatang dan kita semua sepakat tidak
ada yang golput,” ajak Maddin.
Sementara itu, Kapolres Humbahas
AKBP Heri Sulesmono, mengatakan TNI dan Polri harus netral dalam pelaksanaan Pemilu Presiden dan Wakil
Presiden, dan itu harga mati. Sebanyak 278
personil Polri siap mengamankan pilpres 2014 di Kabupaten Humbahas. Pada
kesempatan itu juga A. Sidauruk mewakili Dandim 02/10 TU menyampaikan peranan
TNI dalam Pilpres 2014 adalah sebagi Bawah Kendali Operasi (BKO), membantu
Polri dalam hal pengamanan pelaksanaan Pilpres tahun ini.
Sebelumnya, Ketua Panwaslu
Humbahas, Henry W. Pasaribu mengatakan, penyelenggara pemilu ada di 3 institusi
yakni KPU sebagai pelaksana teknis, Bawaslu sebagai pengawasan pelaksanaan dan
Dewan Kehormatan Pemilu (DKP) yang berpusat di Jakarta. Semua institusi
tersebut sudah memiliki keweangan dan tugas pokok dan fungsi dalam pelaksanaan
Pemilu. Panwaslu bersifat sementara di Kabupaten dan dapat dilakukan
perubahan pemilihan panwaslu.
Kewenangan Panwaslu pada
pelaksanaan pilpres melaksanakan pengawasan mulai dari pemutahiran data Daftar
Pemilihan Tetap (DPT), DPT Tambahan dan DPT Khusus, pendistribusian logistic,
pemungutan suara di TPS, penghitungan samapi pada penetapan pemenag pemilu.
“Untuk Pilpres, personil Panwas sudah dipersiapakan sejumlah 408 personil yang
ditugaskan 3 orang di Kabupaten, 30 orang di tingkat kecamatan dan 375 personil
di TPS yang tersebar di Humbahas dibantu
oleh Gerakan Relawan Pengawas Pemilu yang di dalamnya terdiri dari
Ormas, OKP, Mahasiswa dan Pelajar,” jelas Henry. (andy siregar)
foto.andy siregar
Rakor-Bupati Humbahas, Maddin Sihombing (tiga dari kiri) tengah
membuka rakor
Tidak ada komentar:
Posting Komentar