Rabu, 19 Desember 2012

Anyaman

Tingkatkan UP2K, Disperindagkop Humbahas Gelar Pelatihan Anyaman Bambu dan Rotan
 
Dolok Sanggul-andalas
Untuk meningkatkan usaha peningkatan pendapatan keluarga (UP2K) khususnya masyarakat berpenghasilan rendah, Dinas Perindustrian koperasi dan perdagangan Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas) menggelar pelatihan anyaman bambu dan rotan sebagai kerajinan tangan. Pelatihan kerajinan tangan itu dipusatkan di worshop Dekranasda Kabupaten Humbahas, Jalan Merdeka Dolok Sanggul, Rabu (12/12).
Kadis Perindagkop Drs Jonni Waslin Purba saat dikonfirmasi andalas mengatakan, peserta pelatihan anyaman bambu dan rotan terdiri dari 20 orang dari kecamatan Pakkat, Parlilitan dan Tarabintang (Papatar). Sementara pelatihan akan dilaksanakan selama lima hari berturut-turut yakni, 12-16/12. Para peserta akan dilatih membuat parcel buah, fas bunga dengan bahan dasar rotan. Sementara dari bahan dasar bambu, para peserta dilatih membuat keranjang dan mebel. Selain itu, peserta yang mahir dalam anyaman bambu dan rotan diharapkan mampu menjadi pelatih yang baru diwilayah masing-masing.
“Daerah kita, khususnya Papatar berpotensi untuk mengembangkan industri kerajinan yang berbahan dasar rotan dan bambu. Kedepannya kita akan terus mengembangkan potensi ini dengan cara membangun industri rumah tangga,”jelasnya.
Disinggung masalah pemasaran, Mantan Kepala Bappeda Humbahas itu mengatakn bahwa pihaknya akan menjalin kerjasama dengan pengusaha industi kerajinan tangan baik di daerah maupun Nasional sehingga tidak ada alas an hasil kerajinan tangan tidak laku dipasaran .
Komar Admaja, pengusaha kerajinan anyaman bambu dan rotan asal Medan, disela memberikan pelatihan kepada para peserta mengatakan, menekuni kerajian anyaman bambu dan rotan bukan hal yang mudah, namun membutuhkan ketekunan dan keterampilan yang mudah diasah disertai seni yang dapat menciptakan hal-hal yang baru.
“Rotan dan bambu merupakan salahsatu benda yang mempunyai daya jual rendah, namun jika rotan dan bambu diolah menjadi sebuah kerajinan tangan maka akan mempunyai daya jual yang tinggi,”paparnya.
Sementara itu, salahsatu peserta pelatihan anyaman bambu dan rotan, Fabomi Mendrofa saat ditanyai andalas, mengatakan terimakasih kepada Pemkab Humbahas karena telah membuat pelatihan. Setelah mahir dari pelatihan, warga Desa Parmonangan Kecamatan Pakkat itu optimis akan menekuni anyaman bambu dan rotan untuk meningkatkan pendapatan keluarga.
Bahan baku anyaman bamboo dan rotan sangat mudah didapatkan di daerah kami, untuk itu saya akan memamfaatkan kesempatan ini untuk menambah penghasilan keluarga,”bebernya. (AND)
 
Foto andalas/andi siregar
 

PELATIHAN-Tampak peserta pelatihan anyaman bambu dan rotan tengah membuat Parcel buah dari bahan dasar Rotan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar