Tingkatkan UP2K, Disperindagkop Humbahas Gelar Pelatihan Anyaman
Bambu dan Rotan
Dolok Sanggul-andalas
Untuk meningkatkan usaha peningkatan pendapatan keluarga (UP2K)
khususnya masyarakat berpenghasilan rendah, Dinas Perindustrian koperasi dan
perdagangan Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas) menggelar pelatihan anyaman
bambu dan rotan sebagai kerajinan tangan. Pelatihan kerajinan tangan itu
dipusatkan di worshop Dekranasda Kabupaten Humbahas, Jalan Merdeka Dolok
Sanggul, Rabu (12/12).
Kadis Perindagkop Drs Jonni Waslin Purba saat dikonfirmasi andalas mengatakan, peserta pelatihan
anyaman bambu dan rotan terdiri dari 20 orang dari kecamatan Pakkat, Parlilitan
dan Tarabintang (Papatar). Sementara pelatihan akan dilaksanakan selama lima
hari berturut-turut yakni, 12-16/12. Para peserta akan dilatih membuat parcel
buah, fas bunga dengan bahan dasar rotan. Sementara dari bahan dasar bambu,
para peserta dilatih membuat keranjang dan mebel. Selain itu, peserta yang
mahir dalam anyaman bambu dan rotan diharapkan mampu menjadi pelatih yang baru
diwilayah masing-masing.
“Daerah kita, khususnya Papatar berpotensi untuk mengembangkan industri
kerajinan yang berbahan dasar rotan dan bambu. Kedepannya kita akan terus
mengembangkan potensi ini dengan cara membangun industri rumah tangga,”jelasnya.
Disinggung masalah pemasaran, Mantan Kepala Bappeda Humbahas itu
mengatakn bahwa pihaknya akan menjalin kerjasama dengan pengusaha industi
kerajinan tangan baik di daerah maupun Nasional sehingga tidak ada alas an hasil
kerajinan tangan tidak laku dipasaran .
Komar Admaja, pengusaha kerajinan anyaman bambu dan rotan asal
Medan, disela memberikan pelatihan kepada para peserta mengatakan, menekuni
kerajian anyaman bambu dan rotan bukan hal yang mudah, namun membutuhkan
ketekunan dan keterampilan yang mudah diasah disertai seni yang dapat
menciptakan hal-hal yang baru.
“Rotan dan bambu merupakan salahsatu benda yang mempunyai daya
jual rendah, namun jika rotan dan bambu diolah menjadi sebuah kerajinan tangan
maka akan mempunyai daya jual yang tinggi,”paparnya.
Sementara itu, salahsatu peserta pelatihan anyaman bambu dan
rotan, Fabomi Mendrofa saat ditanyai andalas,
mengatakan terimakasih kepada Pemkab Humbahas karena telah membuat pelatihan. Setelah
mahir dari pelatihan, warga Desa Parmonangan Kecamatan Pakkat itu optimis akan
menekuni anyaman bambu dan rotan untuk meningkatkan pendapatan keluarga.
Bahan baku anyaman bamboo dan rotan sangat mudah didapatkan di
daerah kami, untuk itu saya akan memamfaatkan kesempatan ini untuk menambah
penghasilan keluarga,”bebernya. (AND)
Foto andalas/andi siregar
PELATIHAN-Tampak peserta pelatihan anyaman bambu dan rotan tengah
membuat Parcel buah dari bahan dasar Rotan.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar