Selasa, 03 November 2015

Pj Bupati Humbahas

Jelang Pilkada
Masayarakat Ragukan Netralitas Pj. Bupati Humbahas

Dolok Sanggul-Menjelang pemilihan umum kepala daerah (Pilkada) serempak, masyarakat Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas) sangat meragukan netralitas Pj. Bupati Humbahas, Bukit Tambunan. Sebab,  Bukit Tambunan dinilai salah seorang kader Partai yang selalu terikat dengan instruksi pimpinan. Demikian dikemukakan, pengamat politik di Humbahas Erikson Simbolon kepada sejumlah wartawan di Dolok Sanggul, Selasa (3/11).
Menurut Erikson, meski Pj Bupati berulangkali mengatakan pegawai negeri sipil (PNS) harus netral, namun hal itu tidak menjadi jaminan kalau dirinya (Bukit Tambunan-red) turut netral di Pilkada Humbahas. Sebab yang namanya kader partai, tetap lebih mengedepankan idiologi partai.
“Menurut saya, selama beliau masih terdaftar sebagai kader partai, kenetralan beliau masih kita ragukan. Jadi menurut saya, ungkapan dan ancaman untuk meminta PNS netral di Pilkada Humbahas hanya isapan jempol. Sebab kenyataanya di lapangan saat ini, para PNS masih banyak yang kelihatan mendukung salah seorang calon tertentu, bahkan terkesan diarahkan oleh seseorang,” katanya.
Untuk itu dia meminta agar Pj Bupati benar-benar menjalankan dan membuktikan perkatannya, bukan membuat “ancaman mutasi” kepada jajarannya apabila tidak mau mendukung salah satu calon yang didukungnya. “Kita minta untuk netral saja. Jangan menebar jadi ancaman mutasi dan sebagainya, agar para PNS nyaman dalam bekerja dan tidak terjadi perpecahan di antara mereka,” tandasnya.
Terpisah, tokoh mayarakat Humbahas, Saut Oloan Simamora justru meminta Pj. Bupati agar konsisten dengan tupoksinya. Jangan kita mengajak netral, sementara kita sendiri berpihak kepada salahsatu kubu atau pasangan calon (paslon) bupati. Kita harus memberi contoh yang baik. Pj bupati merupakan pucuk pimpinan di Humbahas. Dengan demikian, Pj harus mampu mengajak dan merangkul semua pihak untuk mewujudkan Pilkada yang aman, tertib, terkendali, lancar dan kondusif,” kata pensiunan BUMN itu.
Sebelumnya, mengawali hari pertama kerja Pj Bupati Humbahas Bukit Tambunan, selalu menekankan netralitas PNS. “Seluruh PNS  di Lingkungan Pemkab Humbahas tak perlu kasak-kusuk dalam menjelang Pilkada 9 Desember mendatang tapi harus netral. Tak perlu sibuk sana sibuk sini, PNS tidak boleh berpihak, kalau ada seperti itu ditemukan maka bersangkutan ditindak bahkan bisa dipecat. Karena undang-undang sudah mengatur itu. Mulai sekarang, jauhkan dan tinggalkan itu,” tegas Bukit Tambunan, di sela upacara Hari Kesadaran Nasional (HKN), di halaman kantor bupati, kompleks  Bukit Inspirasi, Dolok Sanggul, (19/10) lalu.
Tidak sampai disitu, disela acara rapat koordinasi monitoring, pelaporan dan evaluasi Pilkada Humbahas Tahun 2015, bertempat di aula Pendopo kompleks kantor bupati, Senin (26/10) lalu, pria berkumiss itu kembali menekankan netralitas aparatur sipil negara (ASN).
Dikatakan, menjaga netralitas PNS, pihaknya telah menerbitkan surat edaran nomor 130/1973/Tapemum/IX/2015 tentang netralitas PNS dalam pelaksanaan tahapan Pilkada tahun 2015. Pelanggaran terhadap disiplin PNS akan diganjar pemberian hukuman disiplin sesuai dengan peraturan yang ada. (ANDI SIREGAR)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar