Jelang
Pilkada
Masayarakat Ragukan Netralitas Pj. Bupati Humbahas
Dolok
Sanggul-Menjelang pemilihan umum kepala daerah (Pilkada)
serempak, masyarakat Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas) sangat meragukan
netralitas Pj. Bupati Humbahas, Bukit Tambunan. Sebab, Bukit Tambunan dinilai salah seorang kader
Partai yang selalu terikat dengan instruksi pimpinan. Demikian dikemukakan,
pengamat politik di Humbahas Erikson Simbolon kepada sejumlah wartawan di Dolok
Sanggul, Selasa (3/11).
Menurut Erikson, meski Pj Bupati berulangkali
mengatakan pegawai negeri sipil (PNS) harus netral, namun hal itu tidak menjadi
jaminan kalau dirinya (Bukit Tambunan-red) turut netral di Pilkada Humbahas.
Sebab yang namanya kader partai, tetap lebih mengedepankan idiologi partai.
“Menurut saya, selama beliau masih
terdaftar sebagai kader partai, kenetralan beliau masih kita ragukan. Jadi
menurut saya, ungkapan dan ancaman untuk meminta PNS netral di Pilkada Humbahas
hanya isapan jempol. Sebab kenyataanya di lapangan saat ini, para PNS masih
banyak yang kelihatan mendukung salah seorang calon tertentu, bahkan terkesan
diarahkan oleh seseorang,” katanya.
Untuk itu dia meminta agar Pj Bupati
benar-benar menjalankan dan membuktikan perkatannya, bukan membuat “ancaman
mutasi” kepada jajarannya apabila tidak mau mendukung salah satu calon yang
didukungnya. “Kita minta untuk netral saja. Jangan menebar jadi ancaman mutasi
dan sebagainya, agar para PNS nyaman dalam bekerja dan tidak terjadi perpecahan
di antara mereka,” tandasnya.
Terpisah, tokoh mayarakat Humbahas, Saut Oloan
Simamora justru meminta Pj. Bupati agar konsisten dengan tupoksinya. Jangan
kita mengajak netral, sementara kita sendiri berpihak kepada salahsatu kubu atau
pasangan calon (paslon) bupati. Kita harus memberi contoh yang baik. Pj bupati
merupakan pucuk pimpinan di Humbahas. Dengan demikian, Pj harus mampu mengajak
dan merangkul semua pihak untuk mewujudkan Pilkada yang aman,
tertib, terkendali, lancar dan kondusif,” kata pensiunan
BUMN itu.
Sebelumnya, mengawali hari pertama kerja
Pj Bupati Humbahas Bukit Tambunan, selalu menekankan netralitas PNS. “Seluruh PNS di
Lingkungan Pemkab Humbahas tak perlu kasak-kusuk dalam menjelang Pilkada 9
Desember mendatang tapi harus netral. Tak perlu sibuk sana sibuk sini, PNS
tidak boleh berpihak, kalau ada seperti itu ditemukan maka bersangkutan
ditindak bahkan bisa dipecat. Karena undang-undang sudah mengatur itu. Mulai
sekarang, jauhkan dan tinggalkan itu,” tegas Bukit Tambunan, di sela upacara Hari
Kesadaran Nasional (HKN), di halaman kantor bupati, kompleks Bukit Inspirasi, Dolok Sanggul, (19/10) lalu.
Tidak sampai disitu, disela
acara rapat
koordinasi monitoring, pelaporan dan evaluasi Pilkada Humbahas Tahun 2015,
bertempat di aula Pendopo kompleks kantor bupati, Senin (26/10) lalu, pria
berkumiss itu kembali menekankan netralitas aparatur sipil negara (ASN).
Dikatakan, menjaga netralitas PNS, pihaknya telah menerbitkan
surat edaran nomor 130/1973/Tapemum/IX/2015 tentang netralitas PNS dalam
pelaksanaan tahapan Pilkada tahun 2015. Pelanggaran terhadap disiplin PNS akan
diganjar pemberian hukuman disiplin sesuai dengan peraturan yang ada. (ANDI
SIREGAR)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar